Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia membuat aktivitas pembelajaran tatap muka di Sekolah berhenti, tetapi pembelajaran tidak berhenti. SMP negeri 5 Tanjung Morawa menerapkan pembelajaran kombinasi luring dan daring. permasalahan terjadi ketika pembelajaran daring yaitu kesiapan guru melaksanakan pembelajaran daring yaitu membuat media pembelajran, pertemuan virtual dengan siswa, dan metode yang digunakan dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ). Permasalahan bukan hanya pada guru tetapi juga pada siswa, tidak semua siswa memiliki gadget. Handphone digunakan 1 untuk satu keluarga, dan ketersediaan kuota yang membutuhkan biaya yang cukup tinggi. Di SMP negeri 5 Tanjung Morawa banyak yang berpenghasilan rendah atau kurang mampu, hal ini membuat sebagian siswa tidak aktif dalam pembelajaran, di samping itu juga orang tua kurang perduli terhadap pendidikan anak. Permasalahan di atas dapat diatasi dengan Program guru belajar dan pemberian kuota bel...
Komentar
Posting Komentar