Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia membuat aktivitas pembelajaran tatap muka di Sekolah berhenti, tetapi pembelajaran tidak berhenti. SMP negeri 5 Tanjung Morawa menerapkan pembelajaran kombinasi luring dan daring. permasalahan terjadi ketika pembelajaran daring yaitu kesiapan guru melaksanakan pembelajaran daring yaitu membuat media pembelajran, pertemuan virtual dengan siswa, dan metode yang digunakan dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ). Permasalahan bukan hanya pada guru tetapi juga pada siswa, tidak semua siswa memiliki gadget. Handphone digunakan 1 untuk satu keluarga, dan ketersediaan kuota yang membutuhkan biaya yang cukup tinggi. Di SMP negeri 5 Tanjung Morawa banyak yang berpenghasilan rendah atau kurang mampu, hal ini membuat sebagian siswa tidak aktif dalam pembelajaran, di samping itu juga orang tua kurang perduli terhadap pendidikan anak.
Permasalahan di atas dapat diatasi dengan Program guru belajar dan pemberian kuota belajar bagi guru dan siswa. Program guru belajar menuntun guru bagamana menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh. program guru belajar memberikan saya pengetahuan yang mendalam dan bagaimana merancang pembelajaran jarak jauh yang bermakna. Prinsip PJJ adalah memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik, fokus pada pendidikan kecakapan hidup yang bersifat inklusif dan kontekstual, serta penugasan yang bervariasi sesuai dengan minat dan kondisi setempat peserta didik.
Poin paling utama yang perlu guru perhatikan adalah (1) memanusiakan hubungan. Memanusiakan hubungan yang dimaksud adalah praktik pembelajaran yang dilandasi orientasi pada anak berdasarkan relasi positif yang saling memahami antara guru, murid dan orangtua, . (2) Memahami Konsep dimana seorang guru hendaknya memahami bahwa praktik pembelajaran yang memandu murid bukan sekedar menguasai konten tapi menguasai pemahaman mendalam terhadap konsep yang dapat diterapkan di beragam konteks. (3) keberlanjutan. Maksud dari 5 M yang ketiga tersebut adalah Praktik pembelajaran yang memandu murid mengalami rute pengalaman belajar yang terarah dan berkelanjutan melalui umpan balik dan berbagi praktik baik (4) memilih tantangan yaitu menguasai keahlian melalui proses yang berjenjang dengan pilihan tantangan yang bermakna. (5) memberdayakan konteks yaitu Praktik Pembelajaran yang memandu murid melibatkan sumber daya dan kesempatan di komunitas sebagai sumber belajar sekaligus kesempatan berkontribusi terhadap perubahan. Pendidik harus memberikan umpan balik yang bersifat kualitatif dan mengedepankan pola interaksi yang positif dengan siswa dan orangtuanya. Pembelajaran harus berorientasi pada siswa sebagai individu yang memiliki potensi kemampuan minat motivasi yang dapat digali dan dikembangkan melaui proses belajar.
Setelah mengikuti Program Guru Belajar, PJJ yang saya lakukan adalah menerapkan assesmen non kognitif meliputi, minat, cara belajar, penghasilan orang tua, dan situasi kondisi siswa selama belajar di rumah, dengan survei. setelah itu saya membuat RPP dan bahan ajar yang sesuai karakteristik siswa. saya juag menggunakan metode yang tepat untuk siswa. Pembelajaran listrik statis menjadi sangat menyenangkan ini terlihat dari keaktifan siswa ketika belajar online dengan microsoft teams, siswa menjadi aktif bertanya dan berani mempresentasikan hasil kerjanya dirumah. Tugas yang diberikan yaitu praktikum listrik statis dari bahan yang ada di lingkungan sekitar mendapat respon positif dari siswa, siswa dengan antusias mengirimkan video yang mereka buat sendiri. video kemudian di upload ke facebook sebagai bentuk penghargaan buat siswa. pembelajaran yang berpusat pada siswa dengan metode yang tepat akan menghasilkan pembelajaran yang bermakna.


Komentar
Posting Komentar